7 Bulan Untuk Selamanya

24 Juli 2019 - 8 Februari 2020

.

Khidmah pembangunan LP3IA selesai.... Kali ini pembangunan ndalem dan juga pondok putri. 6.5 bulan lamanya, waktu yang tidak singkat untuk para santri LP3IA ikut andil mengkhidmahi kyai.

.

Rangkaiannya dimulai dengan membongkar ndalem lama Gus Baha, sehingga diubah menjadi bangungan berlantai 3, bangunan yang tampak tinggi di belakang. yang mana lantai 1 sebagai ndalem Gus Baha, lantai 2 dan 3 sebagai pondok putri baru. Diakhiri dengan pembangunan  sarana bersuci pada gambar bagian depan.

.

Pembangunan ini dikhidmahi santri bukan berarti secara keseluruhan ditangani oleh santri, melainkan santri menjadi tenaga asisten dari ahli bangunan yang merancang serta membangun bangunan tersebut.

.

Khidmah ini tidak bisa dibilang tidak singkat saja, melainkan bisa dibilang "selamanya", memang benar pembangunannya sekitar 7 bulan, namun manfaat dari khidmah yang berupa bangunan bisa dimanfaatkan sampai bertahun-tahun lamanya, pemanfaatannya juga sebagai sarana menuntut ilmu, belajar Al-Quran, bisa dibilang selama manfaat bagunan tersebut masih dirasakan, maka kebaikan mengalir kepada setiap tenaga kang-kang yang ikut andil.

.


Setiap lulo yang diaduk, setiap bongkah bata yang ditata, setiap keramik yang direkatkan, setiap cor yang dituangkan, setiap cat yang ditorehkan menjadi kebaikan yang mengalir pada setiap keringat yang ikut andil di dalamnya.

.

Membincang tentang khidmah, yaitu salah satu bagian inti dari kegiatan santri selain ngaji. Khidmah merupakan aktivitas santri membantu dalam lingkungan pesantren, bisa membantu kyai, antar santri, bahkan lingkungan pesantren itu sendiri.

.

Macam khidmah itu beragam, ada yang bisa dilakukan secara rutin semacam menjaga kebersihan lingkungan pesantren, hingga yang tidak selalu terjadi semisal pembangunan pesantren. 

.

Jika ngaji mengasah sisi intelektualitas santri, khidmah merupakan salah satu pendidikan karakter seorang santri. Khidmah mengajari santri menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan juga peka terhadap lingkungan sekitar. 

.

Melalui khidmah santri juga bisa mengasah softskill yang dimiliki, bisa mengasah kreatifitas yang terpendam dalam dirinya, yang paling penting adalah diniati untuk menjaga dan juga memperbaiki lingkungan pesantren.

.

Khidmah tidak berhenti sampai selesainya pembangunan saja, selama masih mengaku santri, banyak versi khidmah yang dapat dilakukan, bahkan sampai boyong dari pesantren pun, khidmah masih bisa dilakukan santri, karena seperti dawuh Gus Mus, "santri bukan hanya yang mondok saja, siapapun yang berakhlak santri, dialah santri"

.

Maka dari itu, selama kita masih berakhlak seperti santri, dimanapun berada, mengaji dan mengkhidmah pada kyai merupakan sebuah hal yang tak bisa dilewatkan.

.

Semoga kita semua bisa senantiasa menjadi santri, baik yang masih menjadi santri, yang sudah alumni, bahkan yang santri-santrian seperti saya bisa selalu menerapkan akhlak-akhlak santri, yaitu tak pernah lelah mengaji dan juga berkhidmah🙏

.

Tabik 🙏🙏

Komentar

Postingan Populer